+ Reply to Thread
Results 1 to 1 of 1

Thread: Imlek Adalah Berkah Bagi Petani

  1. #1
    Fresh Egg ubhe96 is an unknown quantity at this point
    Join Date
    Sep 2019
    Posts
    0
    Rep Power
    0

    Smile Imlek Adalah Berkah Bagi Petani

    Tahukah Anda kecuali perayaan Imlek berawal berasal berasal dari ungkapan rasa syukur para petani di daratan Tiongkok? Pengamat budaya Tiongkok, Sutoyo Raharto, mengatakan, rasa syukur ini awalannya hanya dirayakan bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan sederhana. Namun, lama kelamaan menjadi event besar masing-masing tahun pas penguasa pas itu menganggapnya sebagai acara yang mutlak dan mencatatnya. Jika berasal berasal dari catatan, tahun baru Imlek udah meraih 2569 tahun. “Tapi, yang jelas usianya lebih berasal berasal dari itu. Mungkin sejak tersedia manusia yang tinggal di daratan ****,” kata Sutoyo.

    Lebih jauh ia menjelaskan, Imlek dirayakan pas para petani udah sanggup mengawali bercocok tanam kembali terhadap musim semi. Sebelumnya, mereka merasakan musim dingin, di mana semuanya tertutup oleh salju.

    Sutoyo mengatakan, biasanya perayaan Imlek tidak lepas berasal berasal dari dua tahapan yang tak dipisahkan, yakni tahun baru kecil dan Cap Go Meh. Perayaan tahun baru kecil dijalankan seminggu sebelum pas sanggup pas Imlek, dan Cap Go Meh dirayakan 15 hari sehabis Imlek.

    Tradisi yang dijalankan warga keturunan Tionghoa adalah membersihkan tempat tinggal mereka. Pada pas itu, dipercaya doa syafaat kristen dewa naik ke surga dan melaporkan seluruh tindakan yang udah dijalankan oleh manusia. Dewa sanggup turun kembali ke bumi sehabis Imlek. “Hari ini disebut bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan hari netral. Tidak tersedia rintangan untuk menggelar pesta. Termasuk melangsungkan pernikahan,” terang pria kelahiran Semarang, 1977 ini.

    Dua hari menjelang Imlek, warga Tionghoa sanggup menjadi memasak dan memicu persiapan makanan. Baru terhadap tanggal 30 malam, perayaan Imlek dilaksanakan. “Biasanya perayaan dijalankan terhadap pukul 11 malam. Pintu diakses dan petasan dinyalakan. Ini dipercaya supaya kemampuan baik masuk ke tempat tinggal dan melenyapkan kemampuan tidak baik berasal berasal dari rumah,” jelas bapak dua anak ini.

    Ada yang unik yang tidak boleh dijalankan sepanjang seminggu sehabis Imlek. Seperti tidak boleh bersih-bersih karena sanggup menghindari rezeki terhadap hari pertama Imlek. Serta tidak boleh muncul tempat tinggal terhadap hari ke-3 untuk pelihara keluarga senantiasa harmonis. Baru terhadap hari ke-4 mereka sanggup datang ke sanak famili dan kerabat. “Sembayangan sanggup di lakukan terhadap hari kedua dan ke-5,” ucap Sutoyo.

    Sutoyo termasuk menjelaskan, makanan yang biasanya dihidangkan terhadap perayaan Imlek membawa arti tersendiri. Biasanya menu yang disuguhkan adalah ikan, pangsit, lumpia, ronde, jeruk, wajik dan mi. Semua itu merupakan simbol untuk rezeki dan kebahagiaan.

    Seperti ikan yang biasanya disuguhkan sebanyak dua ekor yang artinya rezeki di awal dan akhir tahun. Ada ketentuan sendiri pas menyantap ikan. Kepala dan ekornya tidak boleh dimakan.

    Begitu termasuk bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan pangsit yang dibentuk menyerupai uang. Orang yang memakan pangsit ini dipercaya sanggup mendapatkan uang yang banyak.

    “Lumpia yang warnanya seperti emas, merupakan simbol berasal berasal dari lempengan emas dan kekayaan,” ujar alumnus Ilmu Filsafat Universitas Peking, **** ini.

    Selain itu, tersedia termasuk buah jeruk yang bentuknya bulat melambangkan perfeksionis atau kesempurnaan kekayaan. Sedangkan wajik yang sifatnya lengket, merupakan simbol berasal berasal dari magnet yang sanggup menarik uang atau rezeki dan kesehatan. “Kalau mi melambangkan panjang usia dan kebahagiaan,” imbuh Sutoyo.

    Pada perayaan Imlek, biasanya sanggup tersedia bagi bagi uang atau yang dikenal sebagai angpao. Warna merah terhadap amplop angpao tersebut merupakan simbol kebaikan dan kerja keras. “Tidak pernah amplop angpao berwarna putih. Sebab, amplop putih biasa digunakan untuk orang mati,” ujar pengajar di Kodiklatal dan Rumah Bahasa Pemkot Surabaya ini.

    Setelah merayakan Imlek, biasanya warga Tinghoa merayakan Cap Go Meh terhadap hari ke-15 sehabis Imlek. Sutoyo mengatakan, opor dan lontong yang biasa disuguhkan terhadap perayaan Cap Go Meh merupakan akulturasi kebudayaan dan hanya ditemukan di Pulau Jawa. “Di **** sendiri mana tersedia lontong. Masuk Indonesia menjadi lontong dan opor. Kita perlu bangga menjadi Bangsa Indonesia, karena bangsa kami sanggup menerima seluruh kebudayaan,” terang Sutoyo.

    Satu kembali yang sama bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan Imlek adalah warna merah. Sutoyo mengungkapkan, di di didalam merayakan Imlek tidak perlu pakai warna merah yang merupakan warna elemen api. “Kalau biasanya sanggup diimbangi bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan warna putih atau biru, warna elemen air supaya seimbang,” tutur Sutoyo.

    Namun demikian, banyak termasuk warga Tionhoa yang pakai warna serba merah pas merayakan Imlek. Warna merah membawa lebih berasal dari satu arti. Pertama membawa hoki. Masyarakat keturunan Tionghoa yakin kecuali warna merah sanggup membawa hoki. Menurut kepercayaan mereka, warna merah itu datang secara alami cocok bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan nyala api. Dengan hiasi tempat tinggal serba merah, di menginginkan sanggup membawa keberuntungan sepanjang tahun. “Makanya, mereka sanggup pakai pakaian serba merah khususnya sampai tujuh hari sehabis momen Imlek datang,” urai Sutoyo.

    Warna merah termasuk dipercaya sanggup menghalau persoalan nian. Nian adalah sosok raksasa ganas yang tersedia di di didalam legenda masyarakat Tionghoa. Menurut cerita, makhluk ini sanggup mengganggu kehidupan warga. Nah, warna merah dikenal sebagai warna yang ditakuti oleh makhluk ini, supaya sanggup menghalau nian yang memicu kerusakan momen Imlek.

    Arti warna merah yang lain adalah pelambang kebahagiaan. Tentu saja harapannya adalah supaya tahun baru Imlek kali ini sanggup membawa berkah dan kebahagiaan untuk setahun ke depan.

    Sutoyo mengatakan, warna merah termasuk memberi tambahan stimulus dan rasa optimisme. Setiap perayaan tahun baru udah tentu sanggup disertai bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan harapan baru. Begitu pun bagi mereka yang merayakan Imlek. Warna merah yang sama bersama dengan bersama dengan bersama dengan bersama dengan perayaan tersebut dianggap sanggup memberi tambahan stimulus dan rasa optimistis untuk mewujudkan resolusi yang dimiliki di tahun baru tersebut. (ang/opi)
    Last edited by ubhe96; 16-02-2020 at 05:05 PM.

+ Reply to Thread

Tags for this Thread

Bookmarks

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts