Siapa yang tidak kenal dengan teh? Teh ada yang berasal dari seduhan daun teh, bunga, akar, ataupun biji. Semuanya mempunyai khasiat masing masing bagi tubuh. Minuman ini sering dikonsumsi di berbagai belahan dunia dalam keadaan panas atau pun dingin. Banyak juga yang menambahkan beragam rasa ke dalam teh, lalu mencampurkannya dengan es batu. Aromanya yang harum dan khas membuat minuman ini sangat disukai oleh hampir semua orang di dunia.

Tapi tahukah Anda bahwa negara negara di dunia ternyata mempunyai tradisi yang berbeda beda dalam mengkonsumsi teh. Apa saja? Simak yuk penjabaran lengkapnya di bawah ini.
  • China The Dynasty of Tea

Sejak ribuan tahun yang lalu, masyarakat **** sudah menganggap minuman teh sebagai kebutuhan harian. Masyarakat di negara ini tak dapat lepas hidupnya dari teh. Tak heran karena negara ini tercatat sebagai negara pertama yang memperkenalkan minuman dari seduhan daun teh.

Prosesi penyajian teh di negara tersebut cukup unik. Dalam menyajikan teh terdapat dua wadah yang digunakan yaitu mangkuk dan gelas. Mangkuk dipakai untuk meminum air teh yang sudah diseduh, sedangkan gelas digunakan untuk menghirup aroma dari teh tersebut.
  • Jepang Chadō (Upacara Minum Teh)

Di Jepang terkenal dengan budayanya dalam mengkonsumsi teh, yaitu dengan diselenggarakannya Upacara Minum Teh. Aktivitas ini sudah dilakukan secara turun temurun bahkan sebelum zaman Edo. Upacara ini dipimpin oleh seorang yang sudah ahli dan mendalami seni Chadō. Teh yang umum digunakan adalah bubuk teh hijau yang sudah digiling secara halus. Teh tersebut akan disajikan pada sekelompok tamu yang hadir di ruangan tempat upacara itu diadakan.
  • Korea Selatan Darye (Upacara Teh Tradisional)

Korea Selatan juga memiliki tradisi khusus dalam meminum teh yaitu dengan melakukan Darye atau Upacara Teh Tradisional. Kebudayaan ini sudah dilakukan secara turun temurun dari zaman nenek moyang sebagai ungkapan etika minum teh yang baik. Upacara minum teh tersebut biasanya dilakukan pada sebuah meja yang rendah. Tamu dan tuan rumah duduk berhadapan. Penyaji teh juga harus mengukur suhu air panas untuk menyeduh teh. Kemudian air akan dituang ke dalam dua buah mangkuk dan harus ditunggu sampai dingin. Sementara itu penyaji teh akan memasukkan daun teh hijau ke dalam poci. Setelah itu air di dalam mangkuk akan dituang kembali ke dalam poci dan dibiarkan selama tujuh menit. Barulah teh dapat disajikan kepada para tamu.
  • Belanda Menyajikan Teh Bersama Biskuit

Aktivitas minum teh di Belanda juga sangat digemari. Pada umumnya masyarakat Belanda menyiapkan satu buah biskuit yang akan mereka letakkan di pinggir alas cangkir. Jenis teh yang disajikan di negara ini adalah teh encer tanpa campuran susu di dalamnya. Nah masyarakat Belanda terbiasa meminum teh kisaran pukul 10 11 sebelum jam makan siang tiba, lalu dilanjutkan pukul 7 8 sebelum makan malam.
  • Irak Duduk Melingkar Bersama Keluarga

Masyarakat Irak sangat menyukai aktivitas minum teh. Tradisi minum teh di sana dilakukan sembari mengakrabkan diri bersama anggota keluarga. Sambil menunggu teh disiapkan, mereka akan duduk melingkar agar dapat melihat wajah anggota keluarganya masing masing. Proses penyajian teh di sini adalah dengan memasukkan daun teh ke dalam poci, lalu disiram dengan air mendidih. Perlahan lahan daun teh akan naik ke permukaan. Mereka akan mengkonsumsinya secara perlahan lahan dalam keadaan panas.

Itu dia 5 tradisi minum teh di negara negara di dunia. Ternyata sangat unik ya. Bagaimana tradisi minum teh di tempat Anda?

Artikel dari: aplikasi kasir online - nadi