MANTAP dengan proyek sebagai solois, Mohammad Istiqamah Djamad atau Is merilis single perdana. Dengan nama panggung Pusakata, Is mengajak pendengarnya ke suasana nyaman lewat Kehabisan Kata.

Pusakata menandakan karir solonya lewat lagu baru

Pusakata menandakan karier solonya dengan sebuah rilisan baru. Tidak lagi bersama Payung Teduh, Mohammad Istiqamah Djamad kini 'Kehabisan Kata'. Judul itu tentu bukan gambaran perjalan karier Pusakata kini. 'Kehabisan Kata' merupakan judul dari cerita yang dibawakan Is dari naskah berjudul 'Metropole' karya Agnes Purwanti, istrinya. Pusakata menggambarkan latar sore bersama lawan bicaranya. Keduanya menikmati kopi dan teh bersama sambil bertukar kata. "'Kehabisan Kata' adalah sebuah cerita yang menjadi impian pada setiap waktu kita duduk berdua," ungkapnya.

Apa yang membuat lagu ini terdengar berbeda ?

Semua lirik yang ada di dalam lagu tersebut merupakan hasil tulisan Pusakata. Lirik-lirik syahdu khasnya begitu kental di lagu itu. Untuk urusan musik, 'Kehabisan Kata' terdengar lebih ngeband. Yang menarik, bunyian tradisional membuat lagu tersebut begitu berbeda. Di single ini, Pusakata ternyata tidak bekerja sendiri. Ia ditemani oleh The Panganans yang atas Ronald Fristianto (drum), Denny Chasmala (gitar), Sadrach Lukas (keyboard), Adhitya Pratama (bass), dan Eugen Bounty (klarinet).